Selasa, 08 Juli 2014

Stimulasi Perkembangan Otot Motorik Kasar Bayi

Otot Motorik Kasar Bayi
Perkembangan Motorik Kasar Bayi
Perkembangan bayi menganut asas :

1. Berlangsung terus menerus sejak pembuahan sampai dewasa serta dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan. Perkembangan motorik bayi akan lebih cepat bila bayi mendapat latihan yang cukup.

2. Tumbuh kembang tergantung kematangan (maturitas) susunan saraf.
Contoh : seorang bayi tidak akan mampu berjalan bila sistem saraf belum siap, tetapi bila bayi tidak diberi kesempatan latihan berjalan, maka kemampuan berjalan akan terlambat.

3. Urutan perkembangan setiap bayi selalu sama, tetapi kecepatannya berbeda.
Contoh : bayi akan belajar duduk terlebih dahulu sebelum belajar berdiri, tetapi umur saat bayi belajar duduk berbeda antara bayi satu dengan lainnya. Perbedaan kecepatan perkembangan tersebut karena pengaruh bawaan dan rangsang lingkungan.

4. Reflek primitif akan hilang dan digantikan dengan gerakan yang disadari. Reflek primitif ialah gerakan yang tidak disadari, berlangsung secara otomatis dan pada usia tertentu harus sudah hilang karena dapat menghambat gerakan yang disadari. 
Contoh : bayi usia di bawah 1 bulan tangan selalu menggenggam (karena ada reflek menggenggam), setelah umur bayi lebih dari 1 bulan, reflek tersebut secara perlahan menghilang dan diganti gerakan jari-jari secara sadar.

5. Arah perkembangan dari atas ke bawah. Langkah pertama pada perkembangan motorik adalah perkembangan kemampuan mempertahankan kepala dalam posisi tegak yang melibatkan otot-otot leher. Selanjutnya akan diikuti perkembangan otot-otot punggung sehingga bayi mampu mengangkat kepala dan badan pada posisi tengkurap.

Jenis Stimulasi Yang Dapat Diberikan

Stimulasi adalah perangsangan yang datang dari lingkungan luar bayi, sehingga bayi akan lebih mudah melakukan suatu gerakan. Stimulasi merupakan hal yang sangat penting dalam perkembangan anak. Anak yang mendapat stimulasi yang terarah akan lebih cepat perkembangannya daripada anak yang kurang atau tidak mendapat stimulasi.

1. Tapping (Ketukan)
adalah upaya untuk meningkatkan kekuatan (tonus) otot melalui stimulasi raba dengan ketukan lembut pada otot menggunakan bagian dalam jari-jari tangan. 
Contoh : melatih agar bayi pada posisi tengkurap dapat mengangkat kepala, maka diberikan ketukan pada daerah pangkal leher dan punggung atas.

2. Latihan Penumpuan Berat Badan
yaitu upaya stimulasi pada sendi dengan menggunakan beban berupa berat badan atau anggota badan itu sendiri untuk menguatkan otot-otot sekitar sendi. 
Contoh : pada posisi tengkurap, bayi dilatih menumpu badanya pada kedua lengan.

3. Latihan Gerak adalah upaya merangsang kemampuan gerak bayi dengan cara anggota gerak (lengan dan tungkai) digerakkan. 
Contoh : melatih bayi agar mampu berguling, dilakukan gerak berupa salah satu tungkai bayi digerakkan menyilang tungkai yang lain.

Perkembangan Motorik Kasar Bayi Normal
  1. Usia 1-1,5 bulan. Bila ditengkurapkan, bayi mampu mengangkat kepala sesaat.
  2. Usia 1,5-4 bulan. Bila ditengkurapkan, bayi mampu mengangkat kepala hingga tegak.
  3. Usia 2-4 bulan. Bila bayi diposisikan duduk dengan dipegangi, bayi mampu mempertahankan kepalanya pada posisi tegak.
  4. Usia 2,5-5 bulan. Bila ditengkurapkan, bayi mampu mengangkat badannya dengan tumpuan pada kedua lengan bawah.
  5. Usia 2,5-5,5 bulan. Bayi mampu berguling dari terlentang ke tengkurap dan sebaliknya.
  6. Usia 5,5-7,5 bulan. Dari posisi tengkurap, bayi mampu duduk sendiri dengan kedua lengan masih menyangga di depan.
  7. Usia 7-9 bulan. Mampu berdiri dengan kedua lengan dipegangi.
  8. Usia 8-11 bulan. Mampu duduk sendiri.
  9. Usia 10-12 bulan. Mampu berdiri bantuan dan dapat berdiri selama 2 hitungan.
  10. Usia 11-14 bulan. Mampu berdiri sendiri.
  11. Usia 11,5-16 bulan. Mampu berjalan.

Latihan Stimulasi Perkembangan Bayi

1. Latihan mengangkat kepala pada posisi tengkurap:
  • Tengkurapkan bayi, ibu disamping bayi.
  • Beri ketukan lembut pada punggung atas bayi hingga kepala bayi terangkat. Lakukan selama 2-3 menit, 2 kali sehari.
2. Latihan mempertahankan kepala tetap tegak:
  • Bayi dipangku dengan dipegangi pada dadanya.
  • Berikan tekanan ringan pada kepala bayi kearah leher (bawah). Lakukan selama 2-3 menit, 2 kali sehari.
3. Latihan menumpu badan dengan kedua lengan:
  • Tengkurapkan bayi dengan lengan menyangga badan, pegangi pada kanan kiri bahunya.
  • Beri tekanan ringan pada kedua bahu dengan arah menuju lengan. Lakukan 2-3 manit, 2 kali shari.
4. Latihan berguling dari posisi terlentang:
  • Bayi terlentang, pegangi pada kaki kanan kirinya.
  • Gerakkan salah satu kaki memutar menyilang kaki yang lain sehingga bayi tengkurap. Lakukan 2-3 menit, 2 kali sehari.
5. Latihan duduk dari tengkurap:
  • Bayi tengkurap, pegangi dari kanan kiri panggulnya.
  • Beri tarikan pada panggul kearah duduk. Lakukan 2-3 menit, 2 kali sehari.
6. Latihan mempertahankan posisi duduk tegak:
  • Posisikan bayi duduk di depan ibu, pegangi pada kedua bahunya dari atas.
  • Beri tekanan lembut pada kedua bahunya ke arah bawah.
7. Latihan keseimbangan pada posisi duduk tegak:
  • Posisi bayi duduk, pegangi kedua lengannya.
  • Beri dorongan lembut pada lengan bayi ke kiri – kanan bergantian.
  • Lanjutkan dengan dorongan lembut ke depan-belakang bergantian.
8. Latihan berdiri:
  • Posisi bayi duduk, pegangi kedua lengannya dari depan.
  • Beri tarikan pada kedua lengannya ke arah depan atas sehingga bayi berdiri.
9. Latihan keseimbangan pada posisi berdiri:
  • Posisikan bayi berdiri dengan dipegangi panggulnya dari samping.
  • Beri dorongan pada panggul secar lembut ke kanan – kiri bergantian.
  • Lanjutkan dengan dorongan lembut ke depan – belakang.

Minggu, 06 Juli 2014

Merangsang Motorik Kasar Anak

Motorik Kasar Anak
 Motorik Kasar Anak
Tak hanya rasa gembira yang dirasakan anak dalam permainan interaktif. Tapi ia juga bisa belajar banyak tentang dirinya, Anda dan lingkungan sekitarnya. Memang, tak ada yang lebih menyenangkan daripada bermain dengan buah hati tercinta. Apalagi, kegiatan ini bisa pula memperkuat rasa cinta dan kedekatan dengan Anda, guru pertamanya. Tapi perlu diingat bahwa ketertarikan dan rentang perhatian murid kecil. Anda ini berbeda-beda atau terhadap suatu permainan. Jadi, pemberian stimulasi lewat permainan ini sebaiknya tidak berlebihan.

Kami Sarankan agar orang tua cermat memperhatikan ekspresi atau sikap tubuh sang anak saat bermain. Jadi, segeralah berhenti bermain dan beristirahat begitu anak memalingkan muka, mengalihkan pandangan matanya, atau rewel. Selain itu, pilihan permainan dapat dilakukan berdasarkan perkembangan keterampilan, sesuai umurnya. Keterampilan apa saja? Tingkatkan keterampilan motorik kasarnya. Permainan berikut dapat meningkatkan kemampuan anak dalam menggunakan otot-otot besar pada tangan, kaki, dan tubuh. 

Bayi baru lahir - 3 bulan: Main kaki dan tangan Cara: Telentang kan bayi di atas alas yang rata. Sambil menyanyikan lagu favoritnya, tekuk  kakinya perlahan-lahan, lalu luruskan kembali. Lakukan beberapa kali. Setelah itu, pegang tangannya, dan gerakkan turun naik perlahan-lahan. Ulangi permainan dalam posisi tidur menyamping atau tengkurap.

Manfaat: Membuat bayi sadar akan tubuhnya. Pada awal kehidupannya, bayi tidak dapat membedakan antara tubuhnya dan tubuh Anda. Seiring dengan irama lagu yang Anda nyanyikan, Anda juga dapat membantunya melakukan koordinasi gerakan-gerakan yang sederhana.

Usia 4-7 bulan:
Ayo, ambil bolanya! Cara: Letakkan bola plastik kecil di atas gelas kertas dengan posisi di luar jangkauan anak. Lalu, tunjukkan bagaimana cara mengambil dan menjatuhkannya. Bila perlu, geser bola hingga dekat dengannya.

Manfaat: Membantunya mengembangkan kemampuan koordinasi tangan, mata dan kakinya.

Selain itu, aksi meraih sesuatu akan memberi pemahaman pada anak kalau ia dapat menggerakkan tubuhnya maju. Dengan begini, ia akan bersemangat untuk merangkak kelak.

Usia 8-12 bulan: Mana mainanku? Cara: Bayi-bayi usia ini biasanya sudah mulai merangkak. Jadi, mengapa Anda tidak bergabung saja dengannya? Sebelumnya, tunjukkan padanya Anda menyembunyikan mainan berbunyi di bawah selembar selimut yang dihamparkan di depannya. Lalu, katakan, "Yuk, cari sama-sama!" Merangkaklah di belakangnya (seolah-olah sedang mengejarnya), dan bantu dia menemukan mainannya.

Manfaat: Selain melatih koordinasi dan kekuatan otot-ototnya, permainan ini juga melatih daya ingatnya.
Semoga bermanfaat.

Senin, 30 Juni 2014

Mengenal Probiotik

Apa itu Probiotik?
Probiotik
Yuk kenali lebih jauh tentang Apa itu Probiotik.  
Probiotik adalah mikroorganisme hidup dianggap sehat bagi organisme tuan rumah. Menurut definisi saat ini diadopsi oleh FAO / WHO, probiotik adalah: "mikroorganisme Live yang bila diberikan dalam jumlah yang cukup memberikan manfaat kesehatan pada host". Bakteri asam laktat (LAB) dan bifido adalah jenis yang paling umum dari mikroba yang digunakan sebagai probiotik, tetapi ragi tertentu dan basil juga dapat membantu. Probiotik biasanya dikonsumsi sebagai bagian dari makanan fermentasi dengan menambahkan khusus budaya hidup aktif; seperti di yogurt, yogurt kedelai, atau sebagai suplemen diet. Secara etimologi, istilah tampaknya menjadi gabungan dari preposisi bahasa Latin''pro''("untuk") dan kata sifat Yunani' Biotik'(biotik), yang terakhir berasal dari kata benda '(bios, "hidup").

Kamis, 26 Juni 2014

Manfaat Bakteri Probiotik Untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat bakteri probiotik
Manfaat bakteri probiotik
Ada berbagai macam mikroorganisme yang muncul di sekitar Anda. Dan ternyata ada pula jenis bakteri yang baik untuk kesehatan tubuh. Salah satunya adalah bakteri probiotik. Bakteri ini muncul dari makanan yang difermentasikan.

Berikut ada 10 manfaat bakteri probiotik untuk tubuh Anda :
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh
Bakteri ini berguna untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sehingga bakteri probiotik juga baik untuk menghilangkan rasa lelah, alergi, dan serangan penyakit lainnya.
  • Mengurangi efek antibiotik
Ada 2 jenis mikroorganisme yaitu antibiotik dan probiotik. Probiotik berfungsi untuk mengurangi bakteri antiobiotik di dalam tubuh sehingga tetap seimbang.
  • Mencegah peradangan
Sebagian besar manfaat dari bakteri probiotik adalah untuk mencegah peradangan terutama peradangan yang terjadi di usus.
  • Mencegah eksim
Probiotik bermanfaat untuk mengobati eksim pada anak-anak dan dapat menenangkan gejala eksim pada orang dewasa.
  • Menyehatkan sistem pencernaan
Probiotik bermanfaat untuk memecah hidrokarbon yang berfungsi untuk mencerna makanan di dalam usus. Proses ini juga bermanfaat untuk memudahkan penyerapan makanan di dalam usus.
  • Meningkatkan kesehatan vagina
Infeksi jamur, kandidiasis, dan vaginitis dapat dicegah dengan probiotik. Sehingga probiotik mampu meningkatkan kesehatan vagina secara keseluruhan.
  • Meredakan masalah pencernaan
Probiotik mampu mengobati gangguan pencernaan seperti diare, iritasi usus, dan sembelit.
  • Mengurangi intoleransi laktosa
Probiotik terdiri dari asam laktat yang membantu dalam mengonversi laktosa menjadi asam laktat sehingga dapat menghindarkan orang dari alergi produk olahan susu yang mengandung laktosa.
  • Membersihkan saluran usus
Probiotik bermanfaat untuk membersihkan usus dari kotoran yang mengendap. Ketika kotoran ini mengendap di usus, maka asam bermanfaat untuk membersihkan bakteri yang menyebabkan penyakit.

Bakteri probiotik ternyata menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu konsumsilah makanan yang mengandung bakteri probiotik seperti yogurt dan makanan fermentasi lainnya.